Artikel

Menara Monumen Propinsi Daerah Gorontalo

Hadir Dalam Beragam Fungsi


Menjadikan kota punya identitas bisa dilakukan dengan berbagai cara. Antara lain dengan membangun monumen berupa tugu atau menara. Sebagai contoh Jakarta dengan tugu monasnya yang megah. Di kota Limboto Gorontalo, juga tak mau ketinggalan dengan monumen menaranya di pusat ibukota Propinsi Gorontalo itu. Menara monumen itu berdiri megah di tengah-tengah kota, yang diharapkan mampu menjadi ciri khas atau identitas sebuah ibukota propinsi.

Bangunan seperti Menara Monumen Gorontalo itu, memang menjadi tren yang kini banyak juga hadir di berbagai penjuru tanah air. Di kota Tangerang misalnya, akan dijumpai jembatan penyeberangan yang terbuat dari konstruksi baja membentuk dua gading yang saling bertemu. Bangunan ini pun didirikan di pusat kota atau tepatnya di pintu masuk menuju kota Tangerang.

Menara Monumen Gorontalo di kota Limboto ini, memang tercatat sebagi bangunan langka. Bahkan, baru pertama kali dibangun di Indonesia. Dengan ketinggian lebih dari 75 m itu, menara monumen tersebut akan dimanfaatkan untuk tempat pariwisata, menara masjid, ruang serba guna dan pujasera. Posisi menara diapit oleh gedung-gedung vital seperti Gedung DPRD, masjid Raya Gorontalo dan lapagan pariwisata. Sebagai identitas kota, menara ini dibangun dengan menampilkan ciri arsitektur propinsi yang belum lama lahir ini. Mengapa harus dibangun menara bukan tugu? Hal ini setidaknya bisa dipahami dengan fungsi yang bakal diembannya. Andaikan dibangun tugu, mungkin saja fungsinya hanya sebagi monumen. Namun, dengan membangun menara yang terdiri dari beberapa lantai, fungsinya makin beragam. Dari sisi komersialpun bisa diraih tanpa harus mengorbankan arti bangunan tersebut sebagai monumen.

Karya Bangsa Sendiri
Menara Monumen yang bakal difungsikan, juga untuk menara pemancar radio itu dibangun di atas perempatan jalan utama kota Limboto. Pelaksanaan pembangunan menara ini, dipercayakan kepada kemampuan para ahli dari dalam negeri sendiri. untuk perencanaan teknis dan desain konstruksi bajanya antara lain dilibatkan fabrikator PT Gunung Garuda. Menurut Khenji Pangestu General Manager ESC Dept., proyek ini merupakan proyek pertama Gunung Garuda pembuatan tower untuk menara. Namun begitu, untuk proyek-proyek tower listrik tegangan tinggi bukan hal baru bagi Gunung Garuda. Diakui, Gunung Garuda sudah terlibat di proyek ini bukan hanya fabrikasi, tapi sejak desain sudah memberikan sumbangsih dalam perancangan, terutama desain struktur baja tower dan fabrikasinya. Lalu dalam pelaksanaan, pihaknya hanya menempatkan supervisor di lapangan.

Apa yang menarik dari menara ini? Menurut Khenji, desain kaki dibuat miring dan semua material yang digunakan semua diproduksi dalam negeri. Disisi lain, untuk keperluan menara setinggi itu minimal ribuan item komponen yang harus dibuat. Untuk transportasi material juga harus ditangani secara cermat, mengingat lokasi proyek sangat jauh dari Jakarta. Mengingat jumlah item atau komponen mencapai ribuan, maka harus dilakukan penomoran, sesuai bagiannya masing-masing.

Menara ini didesain 5 lantai dengan fungsi yang berbeda-beda. Masing-masing lantai dilengkapi dengan teras dan railling. Kaki menara menapak pada 4 lokasi dipojok perempatan jalan. Sedangkan akses untuk menaiki menara ini dipasang tangga di salah satu bagian sisi menara. Tangga ini dikhususkna untuk menuju lantai 1. Untuk keperluan ke level berikutnya, juga bisa melalui tangga di bagian tengah menara. Selain itu dilengkapi lift yang akan menghubungkan dari lantai 1 hingga lantai paling atas.Sedangkan pada bagian atas dibuat sebuah kubah sebagai layaknya menara masjid. Dan ditempat paling atas inilah akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti pengeras suara masjid, telekomunikasi dan juga keperluan siaran radio. Tepat di bawah kubah dibuat ruangan khusus untuk mesin lift. Pada lt. 3 terdapat ruang pandang terbuka yang akan memudahkan pengunjung meni-kmati keindahan kota Limboto dari ketinggian tertentu.

Bagaimana upaya yang dilakukan hingga proyek ini bisa berdiri? "Sejak desain memang sudan melibatkan tenaga lokal agar mereka bisa mening-katkan kemampuannya," ungkapnya. Demikian juga dalam pelaksanaan, dilibatkan kontraktor lokal . Saya berte-kad, untuk proyek ini ingin memberikan sumbangsih dalam peningkatan ketrampilan SDM di daerah. Untuk itu dilakukan training dan kunjungan ke workshop agar mereka tahu," papar Kenji.

Login Pengurus

Login Name :  
Password :  

ambi-online

ambi Inside

Profil Kita